You are viewing the Archives

Old Kompas Article About Bubu Awards and Web Design

With all the buzz regarding Bubu Awards V06, I thought I’d post this old article from Kompas (dated August 28th 2005) since I was mentioned briefly there (hehe). The article is already gone from Kompas web and even Google cache, and I had to retrieve it using Web Archive… Here’s the link to the article. Basically it talked about simplicity and usability in web design and then use Bubu Winners as case examples.

Minggu, 28 Agustus 2005

Situs yang Sederhana dan Nyaman

Oleh: Frans Sartono

Desain ”web” yang simpel, tak rumit, dan memudahkan pengunjung, menjadi pilihan perancang situs internet. Setidaknya, itu terlihat pada desain pemenang Bubu Awards yang diumumkan Bubu Internet 18 Agustus lalu.

Gaya sederhana semacam memang banyak dianjurkan oleh perancang web, antara lain Jakob Nielsen, penulis buku Designing Web Usability: The Practice of Simplicity. Ajaran Jakob itu banyak diacu perancang web, meski ada juga yang tak sepaham.

Intinya, penganjur ”paham” kebersahajaan itu menyukai situs dengan navigasi yang mudah dijalankan. Dengan begitu, pengguna merasa kerasan menelisik info dan tidak tersesat di rimba cyber. Situs juga mesti gampang di-load. Kemudian desain visual dirancang agar pengunjung nyaman dan tidak lelah membaca materi.

Desain visual situs penyanyi Helena, www.helenaandrian.com, tampak dirancang oleh penganut ”paham” kebersahajaan. Situs itu mendapat Best Web Celebrities Awards, penghargaan terbaik untuk kategori Web Selebriti.

Halaman depan (home) terkesan bersahaja. Halaman muka diberi lis tipis warna merah muda. Lis itu membingkai halaman yang didominasi warna putih. Tata wajah halaman depan cukup memberi isyarat bahwa itu situs seorang penyanyi. Setidaknya, pada halaman depan itu tampak Helena bernyanyi di panggung. Di bawah gambar itu terpampang sampul album. Kemudian pada bagian kiri tersaji berita terbaru, jadwal penampilan sang penyanyi. Menu navigasi ditaruh pada bagian paling bawah halaman.

Menurut sang perancang, Deche Pangestu (22), situs Helena memang disesuaikan dengan karakter sang penyanyi. Warna merah jambu yang dipilih sebagai garis pinggir, misalnya, adalah warna kesukaan Helena.

”Saya melihat Helena orangnya simple. Karenanya, konsep dasar saya pilih simplicity. Saya kebetulan juga menyukai desain yang simple dan minimalis,” kata Deche yang belajar Computer Science di Pasadena City College

Simbol

Kesederhanaan desain visual juga dianut Donny Kurniawan (www.bubuawards.com/peserta/donny) yang memenangkan desain web terbaik untuk kategori individual. Donny dari Thinknolimits New Media Teamwork, Yogyakarta, itu merancang situs pariwisata Surakarta City of Heritage. Wajah depan situs ini memberi kesan sejuk dan teduh dengan warna kombinasi krem dan hijau tua. Kemudian ada variasi warna hijau pupus (light green) dan hijau kelam (sea green)

Pemilihan warna teduh itu sesuai dengan konsep desain yang ingin memberi kesan lembut dan elegan. Kesan itu oleh sang perancang dianggap mewakili citra Surakarta yang ingin disampaikan ke pengunjung. Desain mencoba menyerap simbol-simbol yang dianggap mewakili Surakarta. Antara lain wayang kulit. Ia mengambil sosok Kresno dan Hanoman.

Donny juga mengambil idiom batik yang dianggap mewakili citra Solo. Batik tidak ditampilkan sebagai karya utuh, akan tetapi hanya diambil spiritnya meskipun hanya sebatas pencomotan motif sebagai pengisi ruang kosong. Atau juga diambil semangat penggunaan ornamen lengkung tanpa siku-siku.

Djarot Subiantoro, Presiden Direktur Sigma, yang menjadi salah seorang juri Bubu Awards menilai grafis dan navigasi situs City of Heritage cukup kuat menampilkan karakter Solo berikut potensi yang ingin ditampilkan. Latar depan situs City of Heritage sudah cukup mencerminkan bahwa itu merupakan situs pariwisata atau lebih tepatnya situs untuk mempromosikan potensi kota.

Tampilan yang cukup menahan mata tamu itu disertai navigasi yang tampak dirancang untuk memudahkan dan menyamankan pengguna agar tak cepat pindah ke lain hati. Begitu masuk ke halaman depan, tamu dengan mudah mengerti harus menuju ke mana.

Sebagai situs pelesiran, City of Heritage menyediakan menu akomodasi, pusat belanja, rumah makan, hotel, dan agen perjalanan. Menu itu tersaji tepat di bawah judul. Kemudian pada samping kanan tersedia menu tambahan. Situs itu mengingatkan pada buka panduan jalan-jalan yang telah ditransformasikan ke medium cyber. Tamu diharapkan akan lebih mudah dan lebih cepat mendapatkan info yang lebih lengkap pula.

Naskah padat

Membaca teks di layar memang berbeda dengan membaca materi cetak. Penelitian di Amerika Serikat menunjukkan, daya baca orang di layar lebih lamban 25-30 persen daripada membaca teks cetak. Pengunjung cukup terengah-engah untuk mencerna 19 kata di layar.

Jika teks disuguhkan berjubelan layaknya halaman buku, maka diperkirakan pengunjung situs akan kesulitan mencerna pokok-pokok informasi. Perancang web kemudian mengakali dengan menyuguhkan info ringkas dalam kalimat pendek tetapi efektif.

Cara demikian memang tidak selamanya berlaku. Pasalnya, sebuah situs kadang merasa perlu menyodorkan informasi sebanyak mungkin. Seperti situs Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung (www.bangka.go.id) yang mendapat penghargaan sebagai situs terbaik untuk kategori pemerintahan.

Situs ini menyuguhkan materi komprehensif tentang Kabupaten Bangka. Begitu kompletnya sampai terkesan mirip ensiklopedia. Tersebutlah mulai peraturan daerah sampai info tentang hasil studi kelayakan investasi budi daya udang misalnya, tersaji lengkap.

Ada pula nama-nama mantan pejabat bupati. Menambah detail situs ini adalah dimuatnya sambutan bupati, lengkap dengan tanda tangan Pak Bupati. Situs ini dianggap memenuhi fungsi yang ingin disampaikan. Perantau Bangka di mana pun yang berkunjung ke situs tersebut serasa sedang pulang kampung.

Meski informasi sangat meriah, akan tetapi situs ini masih mempertimbangkan aspek kemudahan akses. Kerja keras membaca naskah padat bisa diakali pengunjung dengan mencetak bahan. Prinsipnya, pengunjung terlayani mendapatkan informasi dengan mudah, cepat, dan nyaman.